Biografi Big Bang

” Yoona terkesiap ketika Donghae seketika menyentuh tangannya dan menyerobot tangannya dengan erat. “Yoona…Aku mungkin tidak tahu apa-apa isi hatimu yang terdalam. Maka dari itu, beta hanya bisa mengatakan tersebut, pulang dan bertemu lah dengan Lee Donghae.
Meski pun bagaimanapun, kalian pernah sama-sama mencintai. Aku yakin, tidak butuh waktu lama bagi Donghae untuk menyadari bahwa kaulah bagian dari dirinya yang hilang. ” Dan kali ini Yoona tidak menjawab. Pihak Donghae juga sudah setuju, begitu juga Donghae sendiri. Jadi, cepat atau lambat kau akan disuruh untuk pulang ke Korea. Atau kalau tidak, mungkin mereka akan menjemput paksa dirimu untuk kembali. ” Yoona hanya diam mendengarkan Kyuhyun.
Ketika ia masuk ke dalam gedung itu, ia melihat bahwa gedung ini benar-benar tidak berubah. Mulai dari warna cat-nya, lantainya yang masih kokoh, anak-anak tangga yang berderit ketika berjalan, dan sebuah lift yang jarang sekali dipakai. Ketika Yoona baru saja menginjak anak tangga ketiga, ia merasa ragu untuk naik lebih jauh. Ia melirik ke arah lift, berpikir sejenak, lalu ia memutuskan untuk menggunakan lift.
Ia tidak tahu sama sekali mengenai hal ini. ” Pertanyaan Kyuhyun barusan sukses membuat fokus Yoona terlepas dari marshmallow-nya, lalu ia menoleh ke arah Kyuhyun. Gedung apartemen di hadapannya masih sama seperti terakhir kali ia lihat.

Apa kau tidak pernah memakan makanan Korea selama kau dalam Amerika? Proses syuting bertindak lebih cepat dari dengan Yoona perkirakan. Hari itu ia memang berusaha semaksimal mungkin agar bagiannya tak ada yang salah, & ternyata itu berhasil. Andrew Choi terus memuji penampilannya di depan kamera. Sesudah syuting berakhir, Andrew Choi mengajak Yoona untuk menjarah bersama para staf yang lain.

Posting Komentar

0 Komentar